Just another free Blogger theme
Tuesday, September 12, 2023
Tuesday, July 14, 2020
by NESDARJON on July 14, 2020
2 comments
Pada bulan Juni 2020 ini, Penyebaran virus Covid masih menakutkan manusia untuk berinteraksi dan bekerja seperti di waktu normal, tidak terkecuali, rasa was was itupun menghinggapi guru sebagai tenaga profesional yang mendidik, mengajarkan suatu ilmu, membimbing, melatih, memberikan penilaian, serta melakukan evaluasi kepada peserta didik, sehingga semua target sirna dihantam pandemi Corona yang belum juga kelihatan kapan reda nya.
Pemerintah menghimbau segenap rakyat Indonesia untuk dapat mematuhi protokoler kesehatan, keselamatan dan kesehatan menjadi prioritas utama.
Sementara disisi lain Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan memastikan Tahun Ajaran 2020/2021 dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2020 dengan tuntutan Guru harus Mengajar, Peserta didik harus tetap mendapatkan layanan Pendidikan.
Baca juga :
Sijunjung Termasuk Dari Enam Daerah Di Sumbar Tercatat 100 Persen Kesembuhan Covid-19
Sebagai tenaga professional, Guru harus mampu menjawab tantangan ini, disela ketakutaan dan rasa was-was yang menghantui perasaan, guru harus menyiapkan perangkat pembelajaran yang dapat diterapkan pada masa TNBPAC ini.
Disini timbul permasalahan, bagaimana cara guru memulai menyiapkan perangkat pembelajaran agar pembelajaran tetap berlanjut dan efektif?
Ada banyak langkah-langkah yang bisa di jadikan acuan bagi guru, antara lain adalah dengan membuat kembali pemetaan KD seperti dalam kondisi normal, sesuaikan dengan Kalender Pendidikan, hitung minggu efektif dan tidak efektif sampai pada perhitungan alokasi waktu efektif per KD, karena peraturan Pemerintah Daerah tidak mengizinkan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka seperti waktu normal dan kondisi daerah juga tidak memungkinkan untuk melaksanakan pembelajaran full daring, otomatis target capaian seperti waktu normal terpaksa sedikit dirubah, rancang skenario pemetaan KD yang mungkin bisa terlaksana sesuai dengan kondisi perkembangan terkini, lakukan langkah-langkah perampingan KD yang serupa, ambil yang materi esensial.
Sehingga target KD yang menjadi beban belajar satu semester bisa tercapai.
Baca Juga : Kepala Sekolah harus Iventarisir siswa yang punya HP android untuk kelancaran belajar daring
Rancangan Pembelajaran dimulai dari langkah Pemetaan KD pada waktu kondisi normal, perampingan KD yang serupa dilakukan karena efesiensi waktu sehingga apabila kondisi kembali berubah normal, kita sebagai guru tidak gamang untuk menguraikan kembali KD yang telah dirampingkan tadi dan tidak mengganggu pada KD-KD Selanjutnya.
Semoga bermanfaat, Semoga COVID-19 hilang lenyap dari bumi ini, sehingga kita bisa beraktifitas seperti biasanya, amiin
Wednesday, July 8, 2020
Tuesday, July 7, 2020
Subscribe to:
Posts (Atom)